semawis: solidaritas masyarakat tionghoa untuk pariwisata. kecintaan terhadap makanan, tak urung mengusung saya ke lokasi ini. ya, nama semawis dikenalkan pertama kali oleh muraya, teman kakak saya. saat itu, ceritanya tak begitu mengejutkan. “pokoknya disana banyak yang jual makanan deh … kamu pasti suka,” tukasnya. meski tak begitu membuat saya terkejut dan ngiler seketika, toh […]
1 comment »
Read the rest
lelaki tua berpeci hitam duduk di luar. namanya mbah manyar, atau mbah tunggak. lelaki yang mengaku berusia 88 tahun ini menghadang saya dan deon saat hendak memasuki Lawang Sewu, gedung kuno yang megah dan kokoh di sudut Tugu Muda, Semarang. mbah tunggak pun bertutur soal Lawang Sewu yang dikangkanginya sendiran sejak ditinggalkan oleh tentara angkatan darat, […]
2 comments »
Read the rest
saya nyaris tak pernah bisa menikmati kota semarang, meskipun saya selalu ingin. thanks, god! sesuai dengan jadual liburan saya, saya akhirnya berangkat ke semarang juga. saya naik kendaraan roda dua, sendirian. bekalnya nggak banyak: laptop dengan segala perangkat yang menyertainyad dan sepasang kaos plus pakaian dalam.
Comments Off »
Read the rest